Friday, June 28, 2013

Monster University, Awal dari Persahabatan

Monster University, Awal dari Persahabatan

TEMPO.CO, Jakarta - Libur telah tiba. Kini waktunya menyimpan buku pelajaran dan bermain bersama teman. Tapi bagi Michael »Mike” Wazowski dan James P. »Sulley” Sullivan, sekarang adalah saatnya beradaptasi di bangku kuliah.

Sejak sekolah dasar, Mike begitu ingin bekerja di Monsters Incorporated, sebagai monster penggangu anak-anak. Tapi tidak ada monster yang menganggap Mike mampu menakuti anak kecil. Bahkan guru dan teman-teman merasa Mike terlalu imut sebagai monster. Mike tidak berkecil hati. Malah keinginannya semakin kuat setelah bertemu Frank, satu monster di Monsters Incorporated. Mike pun mendaftar kuliah di Monsters University.

Di asrama kampus, Mike berbagi kamar dengan Randall "Randy" Boggs, musuhnya di Monsters, Inc. Ketika itu, Randy masih menjadi monster baik. Sama seperti Mike, Randy tidak dianggap monster keren oleh siswa lainnya. Bedanya, Randy mencoba berbaur dengan siswa beken, dan Mike sibuk dengan tumpukan buku pelajaran.

Sementara di kelas menakut-nakuti, Mike sempat dianggap sebagai siswa pintar oleh Profesor Knight. Tapi pendapat itu hilang seketika, waktu Sulley datang dengan raungan kerasnya. Apalagi Sulley berasal dari keluarga monster ternama, Sullivan. Dalam sekejap, Mike langsung merasa Sulley sebagai saingannya.

Mike dan Sulley terus beradu dalam kelas. Hingga Dekan Hardscrabble mengeluarkan keduanya dari kelas menakut-nakuti. Kandaslah harapan Mike sebagai monster menakutkan di Monsters Incorporated. Dan tercorenglah nama keluarga Sullivan akibat kelakuan Sulley.

Tapi itu semua baru awalan. Mike pun mendapatkan ide agar bisa kembali diterima di kelas menakut-nakuti. Tapi ia harus menggaet lima monster lainnya di kampus. Dan yang tersedia hanya empat siswa tak keren serta Sulley. Demi menaklukkan Dekan Hardscrabble, Mike pun menurunkan egonya. Ia mencoba bekerja sama dengan Sulley dan siswa culun. Itulah mula dari persahabatan Mike dan Sulley.

Bila pada Monsters, Inc. Mike dan Sulley diarahkan oleh sutradara Pete Docter, kini tidak lagi. Di Monsters University, keduanya bekerja sama dengan sutradara Dan Scalon. Tapi dari segi kekocakan, Monsters University tak kalah dengan Monsters, Inc. Selama 104 menit, Mike dan Sulley berhasil membuat penonton tertawa berkali-kali. Bahkan beberapa penonton cilik terlihat betah duduk di bangku bioskop, menonton tingkah laku mereka.

Monsters University

Sutradara: Dan Scalon

Produser: Kori Rae

Pengisi suara: Billy Crystal, John Goodman, Steve Buscemi, dan Helen Mirren.

Distribusi: Walt Disney Studios dan Motion Pictures

CORNILA DESYANA

Topik terhangat:

Ribut Kabut Asap | | |

Berita lainnya:

5 Tokoh Ini Dinilai Gunakan BLSM untuk Pencitraan

XL dan Axis Merger, Indosat Harus Waspada

Mengapa Popularitas Boediono Rendah


anda membaca berita hiburan Monster University, Awal dari Persahabatan yang bersumber dari

Militer Amerika Serikat Bangun Jaringan 4G Khusus

Militer Amerika Serikat Bangun Jaringan 4G Khusus

TEMPO.CO, Washington - Militer Amerika Serikat sedang menyelesaikan pembangunan jaringan nirkabel 4G khusus dan juga mengenai pedomannya. Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Martin Dempsey mencontohkan, pemanfaatan teknologi digunakan bagi pilot pesawat tempur jika harus mengambil keputusan apakah akan menembakkan senjata ke arah musuhnya atau tidak.

»Kami sedang memperbarui peraturan kami untuk pertama kalinya, sejak tujuh tahun lalu,” ujar Dempsey. Dia mengatakan, dibangunnya teknologi ini juga untuk mengontrol adanya potensi serangan melalui dunia cyber.

»Banyak tugas yang harus kami lakukan, namun langkah penting ini sangat signifikan untuk memperkuat pertahanan negara melalui kecepatan jaringan,” ucapnya melalui pidato yang disampaikan di Brookings Institute, di Washington D.C.

Pejabat dengan pangkat tertinggi di militer AS ini menyatakan penguatan pertahanan merupakan bagian dari perlindungan keamanan yang dilaksanakan oleh Departemen Pertahanan AS. Dia menyebutkan serangan melalui dunia maya meningkat 17 kali lipat sejak 2011. Namun dia tidak mencontohkan kejahatan apa saja yang sudah menyerang Departemen Pertahanan.

Dempsey mengatakan, investasi yang dihabiskan bagi perlindungan terhadap kejahatan cyber ini senilai U$D 23 miliar selama empat tahun. Menurut dia, Departemen Pertahanan akan melakukan konsolidasi terhadap 15 ribu jaringan berbasis cloud.

Ia menyebutkan, pemerintah AS juga sudah mengadakan kerja sama dengan penyedia jaringan 4G yang dianggap aman, seperti perangkat iPad, iPhone, dan Android. »Perangkat yang kami kembangkan akan membuat Batman dan James Bond iri,” kata Dempsey berseloroh.

Awal tahun ini, Departemen Pertahanan AS merestui penggunaan perangkat berbasis iOS, Samsung Galaxy S yang dijalankan melalui pengoperasian Knox, dan BlackBerry 10 untuk mendukung kegiatannya.

THEVERGE.COM | SATWIKA MOVEMENTI

Topik terhangat:

Ribut Kabut Asap | | |

Berita lainnya:

5 Tokoh Ini Dinilai Gunakan BLSM untuk Pencitraan

XL dan Axis Merger, Indosat Harus Waspada

Mengapa Popularitas Boediono Rendah


anda membaca berita Internasional Militer Amerika Serikat Bangun Jaringan 4G Khusus yang bersumber dari

Spanduk Nurhayati Assegaf Bertebaran di Arena Rakornas

Spanduk Nurhayati Assegaf Bertebaran di Arena Rakornas

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


anda membaca berita Nasional Spanduk Nurhayati Assegaf Bertebaran di Arena Rakornas yang bersumber dari

Syarief Hasan: Rakornas Bahas Strategi Pemilu 2014

Syarief Hasan: Rakornas Bahas Strategi Pemilu 2014

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (29/6/2013). Menurut Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan, Rakornas diadakan dalam rangka melakukan persiapan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014.

"Kita melakukan persiapan bagaimana menghadapi pemilu legislatif dan pilpres 2014," kata Syarief.

Syarief menuturkan, Rakornas Demokrat pagi ini juga akan membahas konvensi untuk menyaring calon presiden. Namun dirinya enggan menjabarkan seperti apa syarat untuk mengikuti konvensi tersebut.

"Iya termasuk konvensi (dibahas). Syaratnya sedang digarap, pada saatnya akan diumumkan," katanya.

Syarief pun mengatakan bahwa Rakornas ini tidak akan membahas rotasi didalam tubuh partai. Rakornas ini akan membahas lebih kepada strategi pemenangan pemilu.

"Sekarang (Rakornas) hanya strategi menangkan pemilu," katanya.

Dari pantauan Tribunnews.com, ribuan kader Demokrat telah memenuhi Hotel Sahid Jaya. Mereka berasal dari seluruh DPC yang ada di Indonesia. Para kader tersebut selaras menggunakan atribut berwarna biru.

Baca Juga:


anda membaca berita Nasional Syarief Hasan: Rakornas Bahas Strategi Pemilu 2014 yang bersumber dari

Polisi: Tak Perlu Resah Hilangnya 250 Dinamit

Polisi: Tak Perlu Resah Hilangnya 250 Dinamit

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian mengimbau masyarakat jangan resah dengan kasus hilangnya 250 batang dinamit dalam perjalanan dari Subang ke Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/6/2013).

"Kita berharap masyarakat tidak perlu resah dan tetap tenang," ucap Boy di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6/2013).

Dikatakan Boy, saat ini kepolisian meningkatkan frekuensi pengamanan dengan melakukan razia di berbagai tempat.

"Kami pesan kepada masyarakat beraktivitas seperti biasa. Polri bersama kekuatan yang ada akan berusaha semaksinal mungkin akan melalukan yang terbaik untuk masyarakat," ungkapnya.

Kepolisian pun mengantisipasi jatuhnya 250 batang dinamit tersebut ke pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Kita tetap bekerja, termasuk aspek pencegahan beredarnya barang itu kepada orang yang tidak bertanggungjawab dan tentunya pengungkapan secara hukum terhadap peristiwa kejahatan itu sendiri," katanya.

Baca Juga:


anda membaca berita Nasional Polisi: Tak Perlu Resah Hilangnya 250 Dinamit yang bersumber dari

Kapolri Timur Pradopo: Kenapa Kamu Keringatan?

Kapolri Timur Pradopo: Kenapa Kamu Keringatan?

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dengan mengenakan pakaian lapangan Polri menyapa polisi cilik setelah membuka acara Pameran Pelayanan Polri di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6/2013).

Pimpinan Polisi Cilik tampak begitu sigap saat Kapolri datang, meskipun Kapolri sempat mampir di sebuah stand pameran, tetapi pimpinan Polisi Cilik sudah memberikan aba-aba 'Hormat Gerak' cukup lama ratusan polisi cilik memberikan hormat kepada Kapolri, sampai akhirnya Timur menyapa sang pimpinan Polisi Cilik yang berdiri paling depan.

"Acara apa ini?," kata Kapolri sambil menepuk bahu sang polisi cilik.

Tetapi tetap saja sang polisi cilik belum menurunkan tangannya yang dalam posisi hormat. Kemudian Timur pun baru sadar, rupanya polisi cilik sudah mulai kelelahan. Sampai akhirnya Timur meminta hormatnya disudahi.

"Kenapa keringatan? Kecapean ini," kata Timur.

Kemudian Timur pun meminta Polisi Cilik untuk memperagakan aksinya, pada saat yang bersamaan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla tiba, Timur pun bergegas menyambut Jusuf Kalla. Sang polisi cilik pun memperagakan aksi baris berbarisnya.

Kemudian Kapolri dan Jusuf Kalla pun melihat setiap stand pameran yang menunjukkan alutsista kepolisian yang terdiri dari robot penjinak bom, kendaraan antihuru hara, baracuda, sampai mobil pasukan yang ditunjukkan Divisi Hubungan Internasional Polri.

Itulah bagian dari acara Pameran Pelayanan Polri 2013 yang diselenggarakan kepolisian dalam rangka HUT ke 67 Bhayangkara.

Baca Juga:


anda membaca berita Nasional Kapolri Timur Pradopo: Kenapa Kamu Keringatan? yang bersumber dari

Pocong dan Superman di Pembukaan Pameran Pelayanan Polisi

Pocong dan Superman di Pembukaan Pameran Pelayanan Polisi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Matahari mulai memancarkan sinarnya di ufuk timur menerangi langit Monas. Orang-orang serta ratusan polisi berkumpul menantikan acara hiburan yang dilaksanakan dalam rangka rangkaian Hari Ulang Tahun ke 67 Bhayangkara,  Sabtu (29/6/2013).

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo serta pejabat teras kepolisian berkumpul di tenda utama untuk menantikan acara pembukaan. Anggota Bhayangkari dan seluruh pejabat Polri pun duduk di bawah tenda utama. Tiba-tiba muncul lah lima anggota polisi bergaya style dengan menggunakan kaca mata diiringi musik keras dan lima polisi lalu lintas pun bejoget di panggung.

Kemudian datang seseorang dengan mengenakan blangkon sambil menuntun motor-motoran. Sang polisi pun bertanya kepada orang berpakaian adat tersebut kenapa tidak memakai helm, tapi malah ditunjukkan blangkon. Akhirnya orang tersebut ditilang. Kemudian polisi tersebut pun menanyakan surat-surat motornya. "Apakah sudah diperpanjang?," tanya polisi.

Masyarakat berpakaiaan adat Jawa tersebut malah menunjukkan STNK yang panjang. Tentu saja hal tersebut mengundang gelak tawa orang-orang yang menyaksikannya.

Setelah selesai menilang orang berpakaiaan adat jawa tersebut, kemudian datang Superman dengan mengenakan helm merah. Tentu saja hal tersebut mengundang gelak tawa kembali. Kemudian sang polisi menanyakan lagi surat-suratnya. Tetapi sang Superman kembali ditilang dengan alasan tidak membawa kendaraan.

Kemudian datang lah orang berkostum pocong yang diibaratkan akan menyebrang jalan. Karena menyebrang bukan pada tempatnya, sang polisi dengan berseragam lengkap diibaratkan sudah meninggal datang menegur sang pocong dan mengantarkannya untuk menyebrang.

"Semoga kita jadi polisi untuk dunia dan akhirat," ucap polisi.

Setelah itu, datang seorang wanita dan berteriak-teriak ada demo meminta bantuan pada polisi, setelah itu polisi menghampirinya dan menyiapkan orang-orangnya. "Kita siap mengamankan, penting tidak anarkis," kata sang polisi.

Ternyata demo yang dimaksud adalah demo masak. Kemudian muncul beberapa orang dengan membawa perlengkapan masak dan berjoget diiringi musik. Hal tersebut membuat orang-orang merasa terhibur termasuk anak-anak yang ada di tenda utama tersebut.

Itulah cerita Opera Fun Police yang diperagakan anggota Polantas dari Polres Gresik Jawa Timur yang mengemas upaya penyadaran masyarakat tentang pelayanan dan penegakan hukum Polri melalui seni teater sehingga mudah dicerna maknanya.

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo yang membuka acara Pameran Pelayanan Polri mengungkapkan apa yang ditunjukkan anggota Polres Gresik merupakan inovasi yang baik.

"Kita tahu tadi bagaimana suatu hiburan, artinya tadi kemitraan yang dikemas dengan hiburan, saya kira ini harus kita kembangkan artinya bukan hanya pada saat hari Bhayangkara, artinya momentum ini kita pelihara kalau perlu dilombakan," kata Timur.

Dikatakan Timur, momentum program kemitraan yang dilaksanakan Polri tinggal 1,5 tahun lagi, sehingga meskipun programnya selesai tetapi tetap harus berjalan.

"Kita sering melihat film hiburan dari negara lain mengenai polisi, ada yang menyudutkan dalam artian tindakan polisi yang tidak bagus, tapi ada juga yang memang bagus polisi ini seperti apa, jadi memang bagaimana kemitraan ini bagus dan bisa diterima masyarakat," katanya.

Baca Juga:


anda membaca berita Nasional Pocong dan Superman di Pembukaan Pameran Pelayanan Polisi yang bersumber dari